Sidoarjo, 22/09/2024 - Di era modern ini, sampah kerap menjadi masalah besar di
lingkungan perkotaan. Namun, inovasi bank sampah yang muncul di banyak tempat
mulai memberikan solusi atas masalah ini, termasuk di salah satu lingkungan RT
03 di Perumahan Bluru Permai. Warga setempat kini mampu mengubah sampah menjadi
rupiah melalui sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan bermanfaat.
Menurut Bu Jojo, ketua pelaksana kegiatan bank sampah,
kegiatan ini telah memberikan dampak yang sangat positif bagi warga sekitar. “Awalnya,
saya lihat warga di perumahan ini masih sering membuang sampah plastik dan kaca
sembarangan dan saya merasa itu masalah yang cukup serius, karena jika
dibiarkan lama-kelamaan sampah di perumahan ini akan menumpuk dan sulit
dikelola, maka dari itu saya membuat kegiatan bank sampah ini agar warga lebih
peduli terhadap sampah mereka dan kondisi lingkungan di perumahan ini mulai
berubah,” ungkap Bu Jojo.
Setiap sampah non-organik seperti plastik, kaleng, kertas,
dan botol kaca yang dikumpulkan warga akan ditimbang di bank sampah, kemudian
dihargai sesuai jenisnya. Hasil penjualan sampah dikumpulkan dalam bentuk
tabungan yang bisa dicairkan setiap dilaksanakannya acara tersebut. Program ini
telah membantu meningkatkan pendapatan beberapa warga, salah satunya Ibu Tri,
yang mengaku bisa mendapatkan Rp. 100.000 hingga Rp. 200.000 per bulan dari
sampah rumah tangganya. “Tadinya cuma sampah biasa, tapi sekarang alhamdulillah
bisa jadi tabungan tambahan,” ungkapnya.
Selain dampak ekonominya, kegiatan bank sampah ini juga
meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Banyak warga yang sebelumnya tidak begitu peduli soal sampah, kini mulai
berpartisipasi aktif. Bu Jojo kembali menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya
mengurangi sampah yang dibuang secara Cuma-Cuma, tetapi juga dapat mengurangi
polusi plastik dan sampah non-organik lainnya di lingkungan sekitar.
“Dulu , saya sering lihat sampah plastik, kaleng, kertas,
kaca, dan sampah non-organik lainnya bertebaran di selokan dan pinggir jalanan.
Tapi sekarang, dengan adanya acara atau kegiatan bank sampah ini, lingkungan
jadi jauh lebih bersih. Anak-anak juga mulai ikut terlibat, mereka belajar
memilah sampah dari rumah,” ungkap Bu Jojo dengan bangga.

No comments:
Post a Comment