Friday, September 6, 2024

TANGGAPAN DRIVER OJOL MENGENAI TUNTUTAN PENUTUPAN APLIKASI OJEK ONLINE

 

TANGGAPAN DRIVER OJOL MENGENAI TUNTUTAN PENUTUPAN APLIKASI OJEK ONLINE

 


 

Demo yang terjadi beberapa hari yang lalu menimbulkan banyak sekali pro dan kontra antar driver atas penutupan aplikasi jika pemerintah tidak menindak lanjuti tuntutan-tuntutan yang di ajukan para ojol. Adapun 6 tuntutan para ojol yaitu:

1.   1. Driver meminta adanya revisi penambahan pasal pada Peraturan Mentri Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Formula Tarid Layanan Pos Komersial

2.   2. Kementrian Kominfo wajib mengevaluasi dan memonitoring segala bentuk kegiatan Bisnis dan Program aplikator, khusus nya segala bentuk ketidak adilan terhadap driver online dan kurir online.

3.   3. Menghapus layanan Tarif Hemat Untuk pengantara makanan dan Barang pada aplikator yang dinilai sangat merugikan driver

4.   4. Penyeragaman Tarif layanan pengantaran barang dan makanan di semua aplikasi

5.   5. Tolak promosi aplikator yang menyebabkan berkurangnya pendapatan driver

6.   6. Legalkan ojek Online di Indonesia dengan membuat Surat Keputusan Bersama (SKB)

 

Salah satu Drivel Ojol Bagus Richadi mengatakan ketidak setujuannya atas penutupan aplikasi Ojol “Sebenernya kalo masalah setuju untuk penutupannya saya juga kurang setuju, karena bagaimanapun juga aplikasi ojol itu membantu ya baik dari sisi ekonomi maupun dari sisi ketersediaan lapangan kerja. Tapi terkait tuntutan ya pemerintah juga harus mengkaji ulang regulasi dan aturan yang berlaku apakah sudah fair antara mitra dan penyedia layanan. Karena bagaimanapun juga aplikasi online ini dia penyedia transportasi bukan penyedia aplikasi, kalau memang dasarnya dia penyedia transportasi regulasinya harus berbeda dengan hanya penyedia aplikasi dia juga harus memikirkan bagaimana kesejahteraan bagi para mitranya” ucap pak Bagus selaku driver ojol dengan alasan menurutnya aplikasi ini sangat membantu dari sisi ekonomi maupun ketersediaan lapangan kerja. “kalo tidak setuju ya balik lagi bagaimanapun juga apliaksi ojol ini juga membantu dari sisi keternagaan kerja dan ketersediaan lapangan kerja dan juga banyak orang yang masih membutuh kan baik dari sisi driver maupun dari  sisi pelanggan nya”

pak Bagus juga menyampaikan pesan nya kepada pemerintah  untuk melihat dari kedua belah sisi terkait pengkajian ulang regulasi. ”untuk pemerintah sebaiknya ya harus melihat dari dua sisi baik dari sisi aplikasinya penyedia maupun dari drivernya karna semua harus punya hubungan simbios mutualisme jadi gak bisa pemerintah pro dalam satu arah saja, jadi ya harus fair kalo memamng dirasa tuntutan dari driver terlalu berat ya harus dikaji, karna bagaimanapun dari penyedia aplikasi pasti kan juga punya ketenagaan kerja yang harus dinaungi juga sedangkan dari driver juga punya hak yang harus dipenuhi juga. jadi penyesuaian tarif, penyesuaian aturan ya itu harus fair menurut saya” pak Bagus berharap kedepannya pemerintah mengkaji ulang regulasi dan aturan mengenai Ojek online agar tidak terjadi ketidak adilan yang dirasakan oleh para driver ojol.

Najwa Shofia Amalia (24041184240)

No comments:

Post a Comment

RESPOND MENGEJUTKAN DARI PENJUAL PAPEDA TENTANG PEMBEGALAN DI SURABAYA

  RESPOND MENGEJUTKAN DARI PENJUAL PAPEDA TENTANG PEMBEGALAN DI SURABAYA   banyaknya kasus pembegalan yang terjadi di surabaya semingg...