Kota
Gresik mendapat julukan “Kota Santri” bukan tanpa alasan. Gresik merupakan wilayah
yang menjadi tempat singgah salah satu penyebar agama islam yang Bernama raden
paku atau joko samudro. Beliau adalah Putera dari Syekh Maulana lshaq dan Dewi
Sekardadu. Raden paku menyebarkan agama islam digresik dengan cara membangun
pondok pesantren di sebuah bukit yang sekaligus menjadi Kerajaan giri kedaton
dan memerintah wilayah Gresik pada tahun 1487-1506 M. Ketenaran beliau meliputi
wilayah Madura, Lombok, Kalimantan, Sumbawa, Sumba, Flores, Ternate, Sulawesi
dan Maluku. Karena itu raden paku lebih sering dikenal sebagai sunan giri. Sunan
giri wafat pada tahun 1506 M dan dimakamkan di bukit yang sama tempat pondok
pesantren yang beliau dirikan.
Makam
Sunan Giri terletak di Dusun Giri Gajah Desa Giri Kecamatan Kebomas berjarak 4
Km dari pusat Kota Gresik. Gaya arsitektur jawa kuno terlihat dominan menghiasi
makan ini. Karena berada diatas bukit, nantinya pengunjung akan disambut anak
tangga yang banyak dan berjarak cukup jauh dari area parkir hingga ke area
makam. Tapi tenang saja, akan ada banyak toko yang menjual makanan, minuman,
pakaian, hingga souvenir di sekitar area makam.
Sunan giri memang dikenal sebagai penyebar agama islam di wilayah Gresik. Namun, pengunjung yang datang tidak hanya didomunasi oleh Masyarakat Gresik. “Malah kalau malam, banyak orang luar jawa yang datang mas, biasanya jam sepuluh malam keatas sampai menjelang shubuh, mereka sekalian subuhan di sini juga”, ujar pak Hasan sebagai penjaga area makam sunan giri. Menurut pak hasan, banyaknya pengunjung di malam hari karena dipercaya sebagai waktu yang mujarab untuk berziarah dan mengirimkan doa.
Hal tersebut tentunya dikembalikan pada kepercayaan masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana cara kita melestarikan peninggalan sejarah dan budaya sebagai bahan pembelajaran serta renungan betapa beratnya perjuangan para penyebar agama islam pada masa lalu hingga kita bisa menikmati kemudahan untuk beriman dan mengamalkan agama islam di masa sekarang.
Di tulis oleh Bryan Pratama/24041184099

No comments:
Post a Comment