Sering
mengalami kemacetan di daerah lidah wetan. Pemkot Surabaya melakukan proyek
pelebaran jalan. Tahap pertama dimulai dengan pelebaran sepanjang 500 meter
yang akan selesai sampai November tahun 2024. Awal tahun 2025 dilanjutkan
sampai 1,2 KM. Selanjutnya pada tahun 2026 proyek akan diperluas lagi sepanjang
2,1 KM hingga asrama polri. Rencananya hingga tahun 2027 sampai tahun 2028,
proyek pelebaran ini akan menjangkau sampai ke Gresik.
Wali Kota Eri menjelaskan, proyek pelebaran Jalan Raya Menganti ini disesuaikan dengan Rancangan Pembangunan Jangka Pendek Daerah (RPJMD) Kota Surabaya lima tahunan. Harusnya, pengerjaan jalan tersebut sudah bisa selesai di tahun 2024. Dikarenakan pada saat itu terjadi wabah Covid-19, akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Surabaya.
Oleh
sebab itu, lanjut Eri, pembangunan Kota Surabaya selama tahun 2021 tidak
berjalan signifikan, dikarenakan seluruh APBD yang ada di-refocusing untuk
penanganan Covid-19. Setelah kondisi berangsur membaik pada Mei-Juli 2022,
pemkot mulai menata dan menyiapkan kembali anggaran untuk
pembangunan kota.
Selama
tahap pengerjaan memang banyak sekali dampak yang dialami oleh pengguna jalan
untuk sementara. Seperti kemacetan yang mulai bertambah karena alat dan mobil
proyek yang sering lalu Lalang. Juga berdampak pada warga sekitar yang
mengalami penggusuran. Salah satunya adalah Masjid Al-Hidayah yang harus melakukan
relokasi. Yang awalnya berdekatan dengan jalan raya, dibangun Kembali beberapa
meter kebelakang. “Kita dapat surat dari pemkot untuk relokasi ini sudah dari
lama sekali mas. Dulu area belakang ini masih berupa sekolah dasar, akhirnya
dipindah. Baru setelah itu kita bangun masjid di area belakang” tutur pak agus
sebagai anggota pengurus masjid Al-hidayah.
Memang
sebelum adanya proyek ini, jalan area lidah wetan sering sekali mengalami
kemacetan Panjang karena termasuk jalan yang sempit untuk area kota. Ditambah lagi
perempatan ke arah Universitas Negeri Surabaya menjadi penyumbang kemacetan
yang cukup besar karena banyak tempat perbelanjaan besar. Akhirnya perempatan
lidah wetan sering mengalami kepadatan lalu lintas. Dengan jalur yang cukup
sempit, kemacetan Panjang jadi tak terelakkan.
“Disini memang sering macet. Apalagi kalau jam berangkat sama pulang kerja mas. Jadi ya saya harap dengan adanya pelebaran jalan ini bisa memperlancar lah. Biar legah mau riwa riwi gitu” ujar pak imron sebagai warga sekitar.
Di tulis oleh Bryan Pratama/24041184099
No comments:
Post a Comment